Senin, 04 Desember 2017

CIKAL BAKAL KOTA SALATIGA

PRASASTI PLUMPUNGAN

Prasasti Plumpungan (juga disebut Prasasti Hampran) adalah prasasti yang ditemukan di Dukuh Plumpungan, Desa Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Salatiga, Jawa Tengah.
Prasasti ini ditulis pada sebongkah batu besar andesit berukuran panjang 170 cm, lebar 160 cm dengan garis lingkar 5 meter.

Prasasti Plumpungan dianggap sebagai cikal bakal berdirinya Kota Salatiga, yaitu dengan diresmikan pendirian Perdikan Hampra/ Hampran di wilayah Trigramyama oleh seorang tokoh yang bernama Bhanu pada 750 Masehi.

Para ahli menduga bahwa Bhanu adalah salah seorang raja dari Wangsa Syailendra, meskipun Prasasti Plumpungan tidak menyebutkan kedudukan beliau, juga tidak ada keterangan kaitan beliau dengan Wangsa Syailendra.

Sedangkan Trigramyama yang merupakan watek (wilayah) yang membawahi desa Perdikan Hampran dianggap sebagai asal muasal nama kota Salatiga.

Terjemahan Isi Prasasti Plumpungan

Semoga bahagia ! Selamatlah rakyat sekalian ! Tahun Saka telah berjalan 672/4/31 (24 Juli 760 M) pada hari Jumat tengah hari Dari beliau, demi agama untuk kebaktian kepada Yang Maha Tinggi,

telah menganugerahkan sebidang tanah atau taman, agar memberikan kebahagiaan kepada mereka yaitu desa Hampra yang terletak di wilayah Trigramyama (Salatiga) dengan persetujuan dari Siddhdewi (sang dewi yang sempurna/mendiang) berupa daerah bebas pajak (perdikan)

ditetapkan dengan tulisan aksara atau prasasti yang ditulis menggunakan ujung mempelam dari beliau yang bernama BHANU.

(dan mereka) dengan bangunan suci atau candi ini. Selalu menemukan hidup abadi.

* * *

Tidak ada komentar:

Posting Komentar